Instalasi Penerangan
Keselamatan Kerja Listrik (K3)
Bahaya Listrik & Pencegahan
Bahaya Utama Listrik
Gambar 6.1: Peringatan Bahaya Sengatan Listrik & APD Wajib
- Sengatan Listrik (Electric Shock)
- Arus 1 mA — terasa kesemutan
- Arus 10-20 mA — otot kejang, tidak bisa melepas genggaman
- Arus 50-100 mA — FATAL, bisa menyebabkan henti jantung
- Arus >100 mA — luka bakar parah, kematian
- Kebakaran — Akibat hubung singkat, overload, atau sambungan longgar yang menimbulkan panas
- Ledakan (Arc Flash) — Busur api yang terjadi pada tegangan tinggi
- Jatuh — Sengatan saat bekerja di ketinggian menyebabkan terjatuh
Alat Pelindung Diri (APD)
APD wajib digunakan saat bekerja dengan instalasi listrik:
- Sepatu safety isolasi — Bersol karet, mencegah arus mengalir ke tanah melalui tubuh
- Sarung tangan isolasi — Karet isolasi untuk bekerja dengan kabel bertegangan
- Helm safety — Melindungi kepala dari benturan dan percikan api
- Kacamata safety — Melindungi mata dari percikan api atau serpihan
- Baju kerja — Lengan panjang, bahan tidak mudah terbakar
Alat Keselamatan Kerja
- Tespen / Voltage Tester — Mengecek ada tidaknya tegangan
- Multimeter — Mengukur tegangan, arus, dan hambatan
- Lock Out Tag Out (LOTO) — Mengunci MCB agar tidak bisa dinyalakan orang lain saat kita bekerja
- Tangga fiberglass — Tangga non-konduktif untuk bekerja di ketinggian
ATURAN EMAS: Selalu anggap semua kabel BERTEGANGAN sampai terbukti sebaliknya! Selalu tes dengan tespen sebelum menyentuh kabel apapun.
Video Pembelajaran